Xiao Hidup Meski Pisau Menancap di Kepala

Sebilah pisau menancap di kepala Xiao dengan kedalaman 10 inci (sekitar 25,4 cm).

VIVAnews – Seorang remaja membuat dokter di sebuah rumah sakit China terperangah. Pasalnya, dia masih bertahan hidup meski sebilah pisau menancap di kepala dengan kedalaman 10 inci (sekitar 25,4 centimeter).

Xiao Wei, 16, menjadi korban kekerasan geng saat dia bekerja di sebuah cafe internet di Mishazi, Provinsi Jilin, China. Pisau itu menembus batok kepala dari sebelah kiri hingga hampir tembus ke kening kanan.

https://i0.wp.com/media.vivanews.com/thumbs2/2009/01/28/64213_tim_dokter_sedang_membedah_seorang_pasien_300_225.jpg

(AP Photo/Anja Niedringhaus)

Seperti dikutip dari laman The Telegraph edisi Rabu 23 Maret 2010, kekerasan itu bermula saat sekelompok geng itu meminta Xiao mengunduh software ilegal ke komputer di cafe itu. Software tersebut memungkinkan geng itu mengalahkan rekor tertinggi dalam permainan video, Counter Strike.

Namun, Xiao menolak. Marah, salah satu anggota geng kemudian mengambil pisau dapur dan menancapkannya di kepala Xiao.

Dipapah seorang teman, Xiao kemudian mendatangi rumah sakit Astonished di Jilin University. Dokter di lantai dua rumah sakit itu terperangah melihat Xiao yang datang terhuyung-huyung.

Para dokter kemudian mengoperasi dan mengeluarkan pisau dari kepala Xiao selama dua jam, dan berhasil menyelamatkan nyawa Xiao. “Wajahnya dipenuhi darah, tapi dia tetap sadar,” kata Profesor Yan Shijun, Deputi Direktur  Bedah Urat Syaraf rumah sakit itu. “Saya tidak pernah melihat hal seperti ini selama 23 tahun karir saya membedah.”

Sinar X dan CAT scans menunjukkan bahwa pisau itu tidak mengenai urat syarat atau ateri apapun. Xiao dinilai sangat beruntung akibat kejadian itu. Sementara itu, polisi tengah mengusut kasus penusukan di kepala ini.

•VIVAnews

Pos ini dipublikasikan di Berita Aneh, Berita Luar Negeri, Kriminal dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s