Gel Lidah Buaya, Pengawet Alami Buah-Buahan

Khasiat lidah buaya sebagai penyubur rambut,  penyembuh luka, dan perawatan kulit, telah lama dikenal  masyarakat Indonesia. Bahkan, lidah buaya juga dapat  dikembangkan sebagai produk minuman segar. Potensi lidah  buaya sangat baik untuk terus dikembangkan, salah satunya  dengan pengembangan produk lidah buaya atau Aloe vera  sebagai bahan pengawet alami. Kandungan enzim oksidase dapat  dimanfaatkan sebagai antioksidan dalam peningkatan daya simpan  bahan pangan.
Potensi lidah buaya yang mengandung enzim oksidase sebagai  antioksidan merupakan hal yang dapat dikembangkan. Hal ini  menyiratkan bahwa tanaman lidah buaya berpotensi sebagai  bahan pengawet alami terhadap bahan pangan sehingga dapat  meningkatkan daya simpan bahan pangan tersebut.
Pengawetan sendiri bertujuan untuk menghambat terjadinya  pembusukan bahan pangan dan menjamin kualitas awal bahan  pangan agar tetap terjaga selama mungkin. Salah satu peranan  bahan pengawet adalah sebagai antioksidan. Sebagai antioksidan,  zat-zat pengawet akan menekan reaksi yang terjadi pada saat  pangan berkontak dengan oksigen, sinar panas dan beberapa  logam sehingga dapat mencegah terjadinya kebusukan dan  munculnya noda-noda hitam pada produk pangan.
Buah-buahan memiliki manfaat gizi yang sangat baik bagi tubuh,  namun banyak buah memiliki daya simpan yang cukup singkat  sehingga menyebabkan buah tersebut cepat membusuk.  Pengawetan terhadap buah-buahan sangat sering dilakukan oleh  masyarakat. Namun, pengawetan dengan menggunakan bahan  alami untuk menghindari efek dari bahan kimia pengawet, masih  sangat jarang dilakukan oleh masyarakat luas. Peningkatan daya  simpan dari buah-buahan melalui pengawet alami dapat  dikembangkan. Pengawetan dengan bahan alami menggunakan  gel lidah buaya dapat dijadikan perhatian oleh masyarakat luas  mengingat adanya enzim oksidase sebagai sifat antioksidan dalam  gel lidah buaya.
Pengawet alami sangat diperlukan masyarakat saat ini. Banyaknya  pengawet berbahaya terhadap kesehatan yang beredar di pasaran  menimbulkan kekhawatiran pada masyarakat untuk  menggunakannya. Dampak yang dtimbulkan oleh pengawet  berbahaya tersebut sangat beresiko tinggi terhadap kesehatan  masyarakat. Bahan-bahan kimia yang berbahaya seperti Ca-  Benzoat, Sulfur Dioksida (SO2), K-Nitrit, Na-metasulfat, dan  Asam Sorbat adalah beberapa bahan kimia yang dapat dipakai  sebagai bahan pengawet. Bahan-bahan kimia ini diizinkan beredar  di pasaran namun kurang aman jika dipakai sebagai pengawet  buah-buahan. Pemakaian dalam komposisi yang tinggi dapat  menimbulkan efek yang buruk terhadap kesehatan manusia.  Beberapa bahan pengawet tersebut dapat menyebabkan kesulitan  bernapas, sakit kepala, anemia, radang ginjal, dan muntah-muntah.
Pengawet alami buah dari gel lidah buaya ini dirancang sebagai  produk pengawet alami pada buah. Kehadiran produk ini di  kalangan masyarakat diharapkan dapat menjadi alternatif pilihan  yang unggul dengan kealamiannya. Pengawet ini dapat  meningkatkan daya simpan buah khususnya buah yang langsung  dimakan tanpa mengupas kulitnya. Hal ini disebakan adanya sifat  antioksidan dan gel lidah buaya dapat membuat lapisan seperti lilin  ketika dilapisi ke buah sehingga akan tetap menjaga kualitas kulit  buah.
Proses pengawetan alami pada umumnya telah banyak dilakukan  masyarakat seperti proses penggaraman, pendinginan,  pengeringan, pengalengan, dan penyinaran. Beberapa proses ini  umumnya bersifat alami sehingga aman dan tidak menimbulkan  efek yang buruk bagi kesehatan manusia.
Produk pengawet ini sangat alami karena bahan baku  pembuatannya tidak menggunakan bahan-bahan kimia yang  berbahaya bagi kesehatan. Produk pengawet ini memiliki  beberapa keunggulan diantaranya bahan baku yang mudah  diperoleh, proses yang sederhana, waktu proses yang singkat  serta tidak menggunakan bahan kimia dalam pembuatannya.
Gel lidah buaya (Aloe vera) dikenal mempunyai efek untuk  mengobati kulit yang terbakar dan mengalami iritasi (Furnawanthi,  2007).
Para peneliti di Spanyol menyatakan bahwa mereka telah  mengembangkan gel dari tumbuhan tropis yang dapat digunakan  sebagai pelapis yang bermanfaat untuk memperpanjang kualitas  dan kesegaran produk. Gel tersebut, tidak mempengaruhi rasa  atau rupa buah, aman digunakan, alami dan aman bagi lingkungan.  Gel tersebut dapat digunakan sebagai pengganti pengawet  konvensional untuk produk pasca panen seperti yang sekarang  digunakan.
Gel bekerja melalui kombinasi dari beberapa mekanisme.
Gel, yang sebagian besar terdiri dari polisakarida, berperan  menghalangi kelembaban dan oksigen yang dapat mempercepat  pembusukan makanan. Tetapi gel juga meningkatkan keamanan  pangan. Gel lidah buaya mengandung beragam antibiotik dan anti  cendawan yang berpotensi memperlambat atau menghalangi  mikroorganisme yang mengakibatkan keracunan makanan pada  manusia karena makanan yang sudah membusuk. Gel ini ramah  lingkungan daripada sulfur dioksida dan bahan pengawet  makanan lainnya, sehingga gel ini lebih aman untuk digunakan.
Potensi lidah buaya yang mengandung enzim oksidase sebagai  antioksidan merupakan hal yang dapat dikembangkan. Hal ini  menyiratkan bahwa tanaman lidah buaya berpotensi sebagai  bahan pengawet alami terhadap bahan pangan sehingga dapat  meningkatkan daya simpan bahan pangan tersebut. Pengawetan  sendiri bertujuan untuk menghambat terjadinya pembusukan  bahan pangan dan menjamin kualitas awal bahan pangan agar  tetap terjaga selama mungkin. Sebagai pengawet, suatu bahan  akan berperan salah satunya sebagai antioksidan. Sebagai  antioksidan, zat-zat pengawet akan menekan reaksi yang terjadi  pada saat pangan menyatu dengan oksigen, sinar panas dan  beberapa logam sehingga dapat mencegah terjadinya ketengikan  dan munculnya noda-noda hitam pada produk pangan.

Pos ini dipublikasikan di Manfaat Tumbuhan, Pengawet, Tips dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s