Kecelakaan Kereta Api Karena Masinis Melanggar Sinyal

Dirjen Perkeretaapian Tundjung Inderawan memastikan tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek jurusan Jakarta-Surabaya dengan KA Senja Utama jurusan Semarang-Jakarta di Stasiun Petarukan, Pemalang, disebabkan pelanggaran sinyal yang dilakukan masinis.

“Pada pukul 02.38 KA 4, Argo Anggrek, melanggar sinyal di Stasiun Petarukan dan menabrak KA 116, Senja Utama, yang sedang berhenti di stasiun,” ujar Tunjdung melalui pesan singkatnya yang diterima Tempo hari ini.

foto

Polisi dan warga mengevakuasi korban tewas tabrakan kereta api, antara kereta Argo Anggrek dan kereta Senja Utama, yang terjadi dekat Stasiun Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah (2/10). Sedikitnya 33 penumpang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam kecelakaan tersebut. REUTERS/Gusti Dara

Akibat tabrakan maut tersebut, sebanyak 33 orang dilaporkan meninggal. Korban meninggal dikirim ke Rumah Sakit Santa Maria dan ke Rumah Sakit dr Ashari. Sementara korban luka-luka tercatat 33 orang.

Sementara itu satu gerbong yang menjadi rangkaian dari KA Senja Utama terguling dan satu gerbong lainnya kereta anjlok keluar jalur. “Tidak terjadi hambatan lalu lintas kereta api,” kata Tunjdung.

Saat ini proses evakuasi masih berlangsung. Petugas kereta api diminta menangani korban yang meninggal dan yang luka-luka. Sementara penumpang yang selamat meneruskan perjalanan ke tujuan.

sumber: tempointeraktif.com

Pos ini dipublikasikan di Kecelakaan, Kereta dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s