Hadiah RP1 MILIAR UNTUK PEMECAH REKOR lari 6,60 DETIK

Ketua Umum PB PASI Bob Hasan menyediakan hadiah beasiswa sebesar Rp1 miliar bagi atlet junior dan remaja yang mampu memecahkan rekor lari 60 meter pada Kejuaraan Bob Hasan Sprint yang berlangsung di Jakarta, 15-16 Oktober.
“Kejuaraan ini untuk menantang para atlet junior sekaligus merangsang atlet muda untuk berprestasi dan menjadi aset kita di masa depan. Ini merupakan pentasnya para sprinter muda,” ujar Bob Hasan di Jakarta, Rabu.
Rekor yang harus dipecahkan untuk atlet putra adalah 6,60 detik, sedangkan rekor putri 7,30 detik.
Pemegang rekor sebelumnya untuk putra dan putri adalah Franklin Burumi (6,73 detik) dan Nurul Imaniar (7,61 detik).
Kejuaraan yang juga mempertandingkan nomor 4×100 meter itu akan disaksikan atlet putri Jerman Ariane Friedrich yang merupakan juara lompat tinggi Indoor Eropa 2009 dan peringkat ketiga Kejuaraan Dunia 2009.
Kedatangan Ariane merupakan bagian kerja sama antara PB PASI dengan Asosiasi Atletik Jerman (Deutschland Leichtatletik Verband/DLV).
Ariane bersama tiga pelatih Jerman lainnya tengah memberikan penataran (coaching clinic) bagi puluhan pelatih lokal yang digelar 11-21 Oktober 2010 yang memfokuskan pembinaan nomor lompat tinggi dan dasa lomba (combined events).
Ariane Friedrich yang terlahir bernama Ariane Tempel ini memiliki tinggi badan 178 centimeter. Ia akan menunjukkan kebolehannya dalam eksibisi di sela-sela berlangsungnya Kejuaraan Bob Hasan Sprint yang akan diikuti sekitar 200 atlet yang berasal dari 21 Pengprov tersebut.
Ariane yang kelahiran 10 Januari 1984 dan di negaranya adalah seorang polisi wanita memiliki catatan rekor lompat tinggi 2,06 meter yang dibuatnya pada Kejuaraan Dunia di Berlin pada 14 Juni 2009.
“Dia datang ke sini untuk memberikan ‘coaching clinic’ dan salah satunya akan memperlihatkan bagaimana latihan fisik dengan menggunakan ‘gymnastic ball’,” ujar Bob Hasan.
“Gymnastic ball” yang berbentuk bola berkombinasi karet-plastik dan berdiameter sekitar 60 centimeter adalah untuk melatih keseimbangan seluruh otot tubuh dan juga keseimbangan konsentrasi. (Ant/q)

 

sumber: hariansib.com

Pos ini dipublikasikan di Olah Raga, Remaja dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s