Lagar Janji Suami di Mutilasi

VIVAnews – Kepolisian Resor Jakarta Timur akan melakukan tes kejiwaan terhadap Muryani yang telah memotong tubuh Karyadi menjadi 14 bagian.

“Untuk memastikam apakah tersangka Muryani mengalami gangguan kejiwaan atau tidak, maka tim dokter dari RS Polri Kramatjati akan melakukan tes kejiwaan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Timur Komisaris Nicolas A Lilypali saat dihubungi VIVAnews, Kamis 21 Oktober 2010.

 

https://i2.wp.com/media.vivanews.com/thumbs2/2010/03/29/87325_mutilasi_di_kalimalang_300_225.jpg

Menurutnya, usai memutilasi suaminya yang berprofesi sebagai Banpol di Pasar Induk Kramatjati itu, saat ini kondisi Muryani masih labil.

Nicolas mengatakan, tidak tertutup kemungkinan pelaku memutilasi setelah mempelajari modus atau mencontoh kasus mutilasi Mayasari Bhakti. “Ini yang masih kita pelajari dan dalami, namun memang tindakan tersangka memutilasi itu dilakukan secara sadar,” terangnya.

Berdasarkan keterangan Muryani, perbuatan itu dilakukan karena adanya akumulasi kekesalan karena korban malanggar janjinya untuk tidak akan berjudi dan menikah lagi.

Belakangan Muryani mengetahui Karyadi memiliki pacar atau kekasih lain yang rencananya juga akan dinikahi yang kelima kalinya.

“Pelaku kesal dan cemburu, sudah menumpang hidup namun ternyata menikah lagi. Karena kesal yang begitu memuncak akhirnya pelaku memotong-motong korban,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pembunuhan disertai mutilasi terjadi Selasa 12 Oktober di kediaman Muryani di Jalan Anggrek, Ciracas, Jakarta Timur.

Muryani membunuh Karyadi dengan mengayunkan tabung gas elpiji 3 kilogram ke kepala dan muka berkali-kali saat korban tidur.

Setelah Karyadi tidak sadarkan diri, Muryani menyeret Karyadi ke kamar mandi dan memotong kepala Karyadi.

Kemudian Kepala Karyadi dibuang ke Kalibaru bersamaan Muryani berangkat ke pasar Kramatjati untuk berdagang. Usai berjualan, Muryani kembali memotong tubuh suaminya menjadi 14 bagian, dan disimpannya di dalam plastik berbeda, serta dibuang ke tempat yang berbeda pula, yaitu Cilitan, Kramatjati dan Ciracas.

Hingga saat ini polisi belum menemukan 4 potong tubuh Karyadi yakni perut, kemaluan, lutut kiri dan kanan. Diduga keempat potongan tubuh itu dihanyutkan ke sungai. (umi)

 

sumber:  VIVAnews

Pos ini dipublikasikan di Kriminal dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s